JIWA PENDUSTA

JIWA PENDUSTA

Ku dengar bisik jiwa-jiwa dalam kebisuan

Merintih meneriakkan asa yang hampa

Melontar kalimat-kalimat tajam berduri

Mungkin jiwa yang kerdil dalam istana malam

Bongkahan batu menyala

Menyulut api yang sudah berkobar

Setitik nila menghujam

Lidah tersulur mengecap racun dalam impian

Membahana suara tersurung amukan masa

Kulit dosa terkubur dalam masa lalu

Jiwa-jiwa silam menghantui kedok duniawi

Tersungkur, tersengkurap dalam nista

Bayangan gelap menghuyung

Terselubung dalam kelambu

Menghenyakkan mimpi para pendusta

Semarang, 12 Maret 2004

Malam SPMP Unnes 2004

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: