Cermin Muslimah….

CERMIN MUSLIMAH

 

Pandangannya selalu dijaga

Tutur kata tersusun indah

Gerak dakwah lebih diutama

Dalam setiap amalan dunia

Takkan jemu hadapi hidup

Takkan gentar diguncang ujian

Karena hidup berpegang pada Tuhan

Semuanya diserahkan….

Jaga diri cerminan pribadi

Kehormatan terbingkai rapi

Perjuangan bangun generasi

Pebopang bagi jihad suami

Istiqomah di dalam perjaungan

Ikhlas diri menuju ridho Ilahi

Rayuan dunia tiada perduli

Sebab akhirat tujuan diri

 

Subhanallah… begitu indah syair nasyid  Ar Risalah di atas. Mencerminkan pribadi muslimah sejati dengan prinsip yang kokoh dan sikap yang menjaga diri dan jiwa (Islamnya). Seorang muslimah  yang mampu menjaga hijabnya, hijab diri dan hijab hati. Ya, itulah pribadi Muslimah dambaan umat, yang mampu mengusung dakwah ini sampai akhir nanti.

Perjalanan dakwah ini tidaklah mudah. Penuh onak dan duri. Berbagai godaan ada untuk kita yang berjuang di jalan jihad yang akbar, jihad melawan hawa nafsu. Virus cinta atau biasa dikenal dengan Virus Merah Jambu (VMJ) sekarang merupakan hal yang sering dibahas dalam beberapa majlis ta’lim, karena hal itu telah melanda beberapa kader dakwah. Ada yang cinlok (cinta lokasi) karena sering interaksi antara keduanya. Bahkan ada “cintaku bersemi di belakang masjid”.

Mungkin ada yang merasa itulah sosok yang aku dambakan, yang sesuai dengan kriteria yang aku dambakan. Ya.. mungkin itulah sebaris kalimat yang sempat terbersit dalam benak. Padahal Allah-lah yang tahu siapa yang sesuai dan yang terbaik untuk kita dalam pandangan Allah. Sesuai dengan janji-Nya dalam An Nur ayat 26:

”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).”

Itulah janji Allah untuk kita semua, hambaNya yang telah diberi petunjuk dengan bersatunya kita dengan Islam dan dakwah ini. Dan Allah tak akan menyalahi janjiNya…

Dan hanya wanita sholehah dan muslmah yang tercermin dalam syair tersebutlah yang berhak bertahta di syurga-Nya.

Saudariku…..

Jihad melawan hawa nafsu tak akan berakhir begitu saja tanpa ada perjuangan sebelumnya. Seorang muslimah (jika boleh saya ibaratkan) layaknya sebuah rumah indah lengakp dengan perabotnya. Apabila pintu tak terbuka, jendela terkunci, maka peluang pencuri masuk rumah untuk mengambil perabotan indah akan semakin kecil. Apabila pintu rumah terbuka lebar maka pencuri masuk dan mungkin penghuni tak sadar bahwa semua perabot raib.

Saudaraku.. muslimah… cahaya alam…

Begitulah… kala virus-virus itu datang, bukan salah kaum Adam semata yang datang menawarkan peluang. Tapi jika mau dan mampu menjaga hijab, dan menjadi dalam syair lagu tersebut… InsyaAllah peluang terjadinya hal tersebut amatlah kecil. ”Jaga diri cerminan pribadi, Kehormatan terbingkai rapi”, ya.. itulah yang harusnya kita lakukan sebagai seorang muslimah pemegang amanah dakwah.

Kala ponsel dijadikan media, untuk mengkomunikasikan hal-hal yang tidak penting, yang tak perlu… kala organisasi atau lembaga dijadikan media untuk mengenalnya hingga mengaguminya dan akhirnya muncul virus ganas yang bisa merontokkan ghiroh jihad dan dakwah, VMJ, Virus cinta sesama aktivis.

Cinta padanya (rekan ato partner kerja di lembaga) hadir secar tiba-tiba tanpa disangka datangnya darimana itu adalah hal yang wajar. Karena Allah sudah menciptakan rasa itu secar alami, secara fitrohnya lelaki memiliki ketertarikan kepada wanita, dan sebaliknya wanita memiliki ketertarikan dengan lelaki. Masalah disini adalah bagaimana memanage rasa itu agar tetap terbingkai rapi agar tak menjadi fitnah dunia. Agar tetap terjaga izzah diri hingga tiba saat yang tepat Allah mengirim dan mempertemukan dengan yang dijanjikan-Nya dalam An Nur: 26 tersebut. Agar kelak kita menjadi muslimah (bidadari) syurga-Nya.

“Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jelita laksana mutiara yang tersimpan baik.” (QS. Al Waqiah : 22-23)

“Dan di dalam Surga-Surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.” (QS. Ar Rahman : 56)

“Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (QS. Ar Rahman : 58)

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al Waqiah : 35-37)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :

” … seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya.” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu)

Ukhtiy…..

Tidak inginkah kita menjadi seperti apa yang dijanjikan Allah kepada kita semua. Sekali Allah berjanji tak akan pernah Ia mengingkari. Apakah perlu kita meragukan janji-Nya…????

Ad-dunya mata’ , khoirul mata’ al mar’atus sholichah

Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah.

Mari bersama kita belajar menjadi seperti apa yang ada dalam lagu itu dan seperti yang ada dalam Al Qur’an dan al Hadits. Bismilah…. kita tak punya kekuatan apapun, Dia-lah yang memiliki segalanya… bermohonlah kepada-Nya agar diberi kekuatan berjuang untuk benar-benar menjaga hijab ini hingga tiba waktunya untuk membuka di saat yang tepat, saat yang dijanjikan Allah SWT.

Laa Izzata illa bil jihad… tiada kemuliaan kecuali dengan perjuangan. Mari kita berjuang bersama…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: